ZENIT ST. PETERSBURG vs REAL MADRID (Group H)
Partai yang dilangsungkan di Petrovsky, St. Petersburg Russia, berlangsung menarik. Laga ini diibaratkan pertemuan ulang antara Russia vs Spanyol di Piala Eropa lalu. Kedua kubu saling melancarkan serangan.
Di menit ke-4, Madrid langsung unggul. Berawal dari umpan Van der Vaart yang mengarah ke Nistelrooy malah dibelokkan bek Zenit, Hubocan dan meluncur ke gawang sendiri. Nyaris Hubocan mengulang hal serupa saat Robben nengirim bola ke mulut gawang Zenit. Penyelamatannya malah membahayakan gawang yang dijaga Vyacheslav Malafeev.

Di pertengahan babak pertama Zenit mulai bangkit yang ditandai oleh sepakan playmaker Zenit, Andrei Arshavin yang nyaris membobol gawang Iker Casillas. Bahkan di menit 25, Denny mampu menyamakan kedudukan melalui gol hasil sodoran Arshavin. Kedudukan pun 1-1.
Tapi enam menit kemudian, Rudtje -Sapaan Nistelrooy- mampu membalasnya. Ia berhasil memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Van der Vaart dan menghasilkan gol kedua bagi Los Merengues. Hasil 1-2 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, serangan Zenit menjadi lebih ganas. Untungnya Casillas tampil apik pada malam itu sehingga peluang Zenit terbuang sia-sia. Real Madrid sempat mengimbanginya di awal babak kedua. Namun setelah itu mereka memilih menunggu dan meladeni permainan agresif Zenit. Hingga peluit tanda akhir pertandingan dibunyikan, skor tetap 1-2 bagi Real Madrid.
Data & Statistik:
(Petrovsky Stadium - St. Petersburg)
Zenit St. Petersburg 1-2 Real Madrid
(Danny 25' - Hubocan (OG) 4', Nistelrooy 31')
Wasit: Massimo Busacca (Swiss)
Kartu Kuning: Arshavin 26', Tymoshchuk 33', Hubocan 47' - Nistelrooy 47'
Zenit:
Malafeev, Puygrenier, Anyukov, Hubocan (Domingues 73'), Sirl, Zyryanov, Denisov, Tymoshchuk, Arshavin, Danny, Pogrebnyak (Tekke 73').
Madrid:
Casillas, Ramos, Pepe, Cannavaro, Heinze, Diarra, Robben (Drenthe 82'), Van der Vaart (Garcia 62'), De la Red, Higuain (Saviola 88'), Nistelrooy.